RRI

  • Beranda
  • Berita
  • Kolaborasi Pemerintah-Swasta Dukung Pendanaan untuk Pengelolaan Air

Kolaborasi Pemerintah-Swasta Dukung Pendanaan untuk Pengelolaan Air

25 Mei 2024 07:35 WIB
Kolaborasi Pemerintah-Swasta Dukung Pendanaan untuk Pengelolaan Air
Forum Diskusi Panel yang diselenggarakan The Cocacola Foundation (TCCF) bersama Pemerintah. Mereka sepakat pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan swasta dukung pengelolaan air di Indonesia. (foto: RRI/Diah Dayanti)

KBRN, Bali:  Pembangunan infrastruktur berjalan cepat maka harus dengan cara berkolaborasi antara Pemerintah dan Swasta. Demikian disampaikan Staf Khusus Menteri PUPR Bidang Manajemen Sumber Daya Air, Firdaus Ali, di Nusa Dua Bali, Kamis, (23/5/24).

Firdaus Ali dalam Forum Diskusi Panel yang diselenggarakan The Cocacola Foundation (TCCF,)  di sela-sela event WWF-10, menekankan perlunya kolaborasi. Perlu strategi pengelolaan air yang kreatif untuk melawan dampak perubahan iklim seperti banjir dan kekeringan .

Kolaborasi antara TCCF dan berbagai pemangku kepentingan merupakan contoh utama upaya bersama untuk menyelesaikan masalah air di Indonesia. "Melalui kemitraan ini, kami menggabungkan sumber daya dan pengetahuan, dengan tujuan mencapai masa depan  lebih optimis untuk Indonesia," katanya.

Direktur of Public Affairs Communications and Sustainability of PT Coca-Cola Indonesia, Triyono Prijosoesilo mengatakan tentang prioritas utama bagi (TCCF). Secara global adalah  mendukung keamanan air dengan kehadirannya dilebih dari 200 negara dan wilayah, strategi keamanan air  perusahaan,.

Menurut Triyono, adalah perusahaan fokus pada percepatan aksi untuk meningkatkan keamanan air. Termasuk Indonesia, dimana inovatif proyek-proyek air bertujuan untuk memberi manfaat kepada komunitas dan ekosistem lokal.

Sementara Coca-Cola ASEAN & South Pacific Water and Climate Director,  Lynn Hong, mengatakan, TCCF terkait masalah air. Pihaknya mendukung kemitraan yang ada diseluruh Indonesia dan Asia Tenggara, sehingga bisa memberikan manfaat kepada alam dan komunitas.

(TCCF), filantropis global dari The Coca-Cola Company, menyediakan dukungan pendanaan bagi komunitas rentan mengalami kekurangan air di Indonesia. Termasuk penyediaan air minum yang aman dan akses air untuk pertanian dan kehidupan.

Termasuk kemitraan dengan Yayasan Obor Tani dalam mendukung kehidupan petani lokal diseluruh Indonesia yaitu, melindungi air untuk pertanian. Melalui pembangunan embung (waduk air) sebagai tempat penyimpanan di wilayah Jawa dan Sulawesi.

“Berkat dukungan dari TCCF  kami telah membangun enam embung. Embung yang menggunakan bahan yang tahan lama dan fleksibel, "kata Direktur Eksekutif Yayasan Obor Tani, Pratomo.

Sementara  di acara panel, Deputy Chief of Party USAID IUWASH Tangguh, Alifah Sri Lestari, mengatakan, akses air berkualitas. Sangat terkait dengan pertumbuhan ekonomi dan sosial suatu negara dengan dukungan untuk program Master Meter.

"Kunci  untuk mengatasi tantangan pasokan air bersih dan sanitasi di masyarakat berpenghasilan rendah, membantu misi pemerintah.   Untuk mempercepat distribusi air bersih di Medan dan Surabaya dan menyediakan solusi yang efektif. berkat dukungan TCCF," ujarnya

"Untuk program sumur resapan, ribuan sumur telah dibangun untuk membantu mengelola, menyimpan, dan menyaring air. Yakni ke dalam lapisan bawah tanah, dengan penelitian yang menunjukkan potensi peningkatan level air tanah," ucap Alifah menjelaskan.



Pewarta: Nurana Diah Dayanti
Editor: witokaryono
Sumber: RRI

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber (ANTARA, RRI atau TVRI).