TVRI

  • Beranda
  • Berita
  • Otorita IKN Pastikan Pelayanan Dasar Siap Dukung Perpindahan ASN ke Ibu Kota Baru

Otorita IKN Pastikan Pelayanan Dasar Siap Dukung Perpindahan ASN ke Ibu Kota Baru

9 Februari 2026 20:22 WIB
Otorita IKN Pastikan Pelayanan Dasar Siap Dukung Perpindahan ASN ke Ibu Kota Baru

TVRINews, IKN

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) memastikan kesiapan pelayanan dasar untuk mendukung proses perpindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke wilayah Nusantara. Berbagai aspek pelayanan publik terus dipercepat agar pemindahan para abdi negara tersebut dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik Otorita IKN, Troy Pantouw, menegaskan bahwa pelayanan dasar merupakan hak konstitusional warga negara yang wajib disediakan oleh pemerintah. Hal ini mencakup kebutuhan bagi ASN maupun keluarga mereka yang akan mulai bermukim di IKN.

“Pelayanan dasar menjadi kunci agar ASN dapat pindah dan bekerja dengan tenang di IKN,” ujar Troy pada Senin, 9 Februari 2026.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Pelayanan Dasar Otorita IKN, Suwito, menjelaskan bahwa sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945, terdapat empat pelayanan dasar utama yang menjadi fokus Otorita IKN, khususnya di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). Keempat aspek tersebut meliputi pelayanan kesehatan, pendidikan, jaminan sosial, serta kebebasan beragama dan beribadah.

Pada sektor kesehatan, Suwito menyebutkan bahwa saat ini telah tersedia empat rumah sakit besar di kawasan KIPP. Tiga di antaranya telah resmi beroperasi melayani masyarakat, yakni Rumah Sakit Hermina Nusantara, Rumah Sakit Mayapada Nusantara, dan RSUP Kemenkes Nusantara.

“Ketersediaan tempat tidur di IKN sudah mencapai dua hingga tiga tempat tidur per 1.000 penduduk, melampaui standar nasional minimal satu tempat tidur per 1.000 penduduk,” jelasnya.

Selain layanan medis, Otorita IKN juga menggencarkan upaya preventif melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebanyak dua kali setahun. Program ini merupakan bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Prabowo guna memetakan kondisi kesehatan pegawai sejak dini. Dari hasil pemetaan awal, Suwito memberikan catatan penting terkait gaya hidup sehat.

“Hasil CKG menunjukkan lebih dari 30 persen pegawai usia di bawah 30 tahun mengalami hiperglikemia, disertai peningkatan kolesterol dan tekanan darah. Ini menjadi perhatian serius agar ASN menerapkan pola hidup sehat,” kata Suwito.

Di bidang pendidikan, kesiapan ekosistem sekolah di KIPP sudah mencakup jenjang PAUD hingga SMA yang ditargetkan beroperasi penuh pada tahun ajaran baru mendatang. Selain sekolah terpadu milik pemerintah, sejumlah institusi swasta dan internasional seperti Sekolah Taruna Nusantara hingga Nusantara Intercultural School (NIS) juga tengah bersiap beroperasi. Otorita IKN pun turut melakukan pendampingan mutu terhadap 43 sekolah eksisting di wilayah tersebut.

“Bidang pendidikan di IKN sudah mulai siap untuk mendukung perpindahan Ibu Kota Nusantara,” tegas Suwito.

Sementara itu, untuk pelayanan peribadatan, Masjid Negara IKN direncanakan mulai beroperasi pada Ramadan tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi ini. Masjid tersebut akan menjadi pusat kegiatan keagamaan, mulai dari salat tarawih hingga peringatan Nuzulul Qur’an dan pelaksanaan salat Idul Fitri.

“Masjid Negara IKN kami siapkan sebagai pusat kegiatan ibadah dan kebersamaan. Kami mengajak seluruh Sahabat Insan Otorita IKN untuk memeriahkan Ramadan di Masjid Negara IKN, yang juga akan dilengkapi dengan bazar Ramadan dan takjil berbuka puasa,” kata Suwito.

Dengan ketersediaan jaminan sosial melalui BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan yang sudah aktif di KIPP, Otorita IKN optimis ekosistem pelayanan dasar telah memadai untuk menyambut para penghuni baru di pusat pemerintahan Indonesia tersebut.


Sumber: TVRI