TVRI

  • Beranda
  • Berita
  • Otorita IKN Ajak Generasi Muda Lawan Disinformasi dan Hoaks

Otorita IKN Ajak Generasi Muda Lawan Disinformasi dan Hoaks

1 Mei 2026 14:52 WIB
Otorita IKN Ajak Generasi Muda Lawan Disinformasi dan Hoaks

TVRINews, IKN

Staf Khusus Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, mengajak generasi muda untuk menjadi garda terdepan dalam menyebarkan informasi akurat mengenai pembangunan ibu kota baru. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan IKN Youth Forum bertajuk Mengawal Infrastruktur IKN, Menata Masa Depan Pendidikan Indonesia di Jakarta. 

Dalam forum diskusi yang dihadiri komunitas Gen Smart Indonesia tersebut, Troy menyoroti tantangan besar berupa banyaknya narasi negatif dan hoaks yang menyasar proyek strategis nasional ini. Ia berharap anak muda dapat memanfaatkan media sosial untuk meluruskan disinformasi yang berkembang.

"Kami selalu menyampaikan kepada siapa pun yang berkunjung ke IKN atau berdiskusi tentang IKN: sampaikanlah informasi yang benar. Karena kami banyak menghadapi informasi yang dipelintir, disinformasi, bahkan hoaks. Namun dengan dukungan teman-teman, media, pemangku kepentingan, dan terutama generasi muda, kami sangat terbantu dalam menyampaikan informasi yang benar melalui media sosial," ujar Troy dalam keterangannya dikutip, Jumat 1 Mei 2026.

Lebih lanjut, Troy kembali memastikan bahwa seluruh proses konstruksi di lapangan tetap berjalan secara konsisten. Ia menegaskan bahwa dasar hukum pembangunan IKN telah sangat kuat melalui regulasi yang ada.

"Perlu saya tegaskan, pembangunan IKN terus berjalan. Tidak pernah ada pernyataan resmi bahwa pembangunan ditunda, diperlambat, atau dihentikan. Semua sudah diatur dalam undang-undang dan diperkuat melalui Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan nasional, termasuk IKN," jelasnya.

Selain pembangunan fisik, Troy memaparkan bahwa pemerintah sangat menaruh perhatian pada aspek non-fisik, terutama sektor pendidikan dan kualitas sumber daya manusia (SDM). Hal ini bertujuan agar generasi muda siap menjadi pengelola IKN saat Indonesia mencapai masa emas pada 2045 mendatang.

"Jadi, kita tidak berhenti pada pembangunan fisik, pembangunan manusianya juga kita lakukan," kata Troy menambahkan.

Isu pelestarian lingkungan juga menjadi salah satu topik hangat yang dibahas dalam diskusi bersama peserta. Menanggapi kekhawatiran terkait perlindungan satwa endemik seperti orangutan, Troy memberikan jaminan bahwa komitmen pemerintah terhadap keberlanjutan ekosistem di Kalimantan Timur tetap menjadi prioritas utama.

"Kami sangat melindungi lingkungan hidup, termasuk soal satwa. Jadi tidak usah khawatir, komitmen kami sangat tinggi untuk satwa-satwa," tegasnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan pemuda sebagai mitra strategis dalam mengawal transformasi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Ibu Kota Nusantara.


Sumber: TVRI