RRI

  • Beranda
  • Berita
  • Taman Bhagawan Jadi Panggung Budaya Indonesia Untuk WWF

Taman Bhagawan Jadi Panggung Budaya Indonesia Untuk WWF

25 Mei 2024 00:30 WIB
Taman Bhagawan Jadi Panggung Budaya Indonesia Untuk WWF
Para delegasi saat menikmati Malam Budaya World Water Forum ke-10 2024 di Taman Bhagawan, Nusa Dua, Badung, Bali, Jumat (24/5/2024). (Foto: rri.co.id/Charlie Lopulua)

KBRN, Bali: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyulap Taman Bhagawan, Bali, jadi panggung budaya dan kuliner khas Indonesia. Hal itu dilakukan sebagai rangkaian acara penutupan World Water Forum (WWF) ke-10. 

Kegiatan bertajuk "Cultural Night" atau Malam Budaya ini sukses memukau para delegasi dari berbagai negara yang menghadiri forum tersebut. Para delegasi WWF ke-10 tumpah ruah menikmati keindahan dan kekayaan budaya Indonesia. 

Beberapa tarian budaya yang dipertunjukkan antara lain Tari Kecak dari Bali, tarian khas Betawi, serta berbagai tarian tradisional lain. Para delegasi terlihat antusias dan terpukau dengan penampilan para penari.

Selain tarian, acara ini juga menampilkan berbagai kuliner khas Indonesia yang memanjakan lidah para tamu. Beragam hidangan tradisional memberikan kesempatan delegasi untuk mencicipi kelezatan masakan Indonesia.

Menteri PUPR, Basuki Hadi Muljono mengatakan acara ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang mendalam tentang keanekaragaman budaya Indonesia. Menurutnya seluruh rangkaian WWF ini juga telah meningkatkan standar dari pelaksanaan.

"WWF ini menjadi, nanti bisa ditanyakan the best WWF selama 30 tahun ini. Ini meningkatkan standar pelaksanaan WWF," katanya.

Basuki pun menyampaikan rasa syukurnya karena pelaksanaan WWF berjalan lancar dan aman. Adapun total peserta yang mendaftar sekitar 20 ribu orang. 

"Kalau ditotal sejak stakeholder pertama dan kedua serta selama kunjungan peserta 7 hari ini adalah 64 ribu visitor. Record terakhir di Brazil sekitar 40 ribu," katanya. 

Pewarta: Alfreds Tuter
Editor: Pessy
Sumber: RRI

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber (ANTARA, RRI atau TVRI).