RRI

Semangat Pelaku UMKM Melalui PON Papua

27 September 2021 17:30 WIB
Semangat Pelaku UMKM Melalui PON Papua

KBRN, Jakarta: Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika Ida Wahyuni memberikan semangat bangkit bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Mimika, yang terdampak Covid-19 melalui acara Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

"Menjadi semangat baru untuk pelaku UMKM untuk bisa bangkit kembali. Karena mereka sudah bisa bertahan dari itu, sesuatu hal yang sangat luar biasa," ujar Ida Wahyuni  di Media Center PON XX Papua klaster Kabupaten milik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pada Senin (27/9/2021). 

Ida menyebut bahwa dengan adanya ajang PON Papua ini akan membuat para pelaku usaha yang aberada di klaster Kabupaten Mimika akan memacu kegiatan-kegiatan ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM. 

Nantinya para pelaku usaha tersebut dapat memiliki peluang untuk menjual produknya saat berlangsungnya kegiatan ini dalam satu bulan ke depan. Sebab, menurutnya kegiatan ini memancing perhatian banyak lapisan di Indonesia untuk datang berkunjung ke sini. 

"Masyarakat yang datang ke venue tempat pertandingan, tentunya bakal membeli setiap produk yang dijajakan oleh pelaku UMKM. Hal itu akan dilakukan saat menunggu pertandingan maupun ketika sesuadah pertandingan berlangsung," jelas Ida. 

Maka dari itu, Ida mengimbau agar kesempatan ini harus dimanfaatkan secara optimal oleh para pelaku UMKM yang berada di penyelenggaraan PON XX Papua klaster Kabupaten Mimika.

"Penyemangat kembali untuk mereka melakukan kegiatan-kegiatan ekonomi, baik produksi diri handicraft maupun olahan makanan obat lainnya," katanya. 

Dalam hal ini, Ida menyatakan jika pihaknya memiliki strategi pemasaran yang mulai dilakukan bulan ini. Terdapat dua cara yang dilakukan oleh pihak Kabupaten Mimika dalam membantu pelaku UMKM bangkit kembali.

"Pertama, seluruh jajaran intansi pemerintah daerah di Mimika harus memfasilitasi tempat pemasaran terhadap terhadap pelaku UMKM yang potensial, hal itu dilakukan sesuai dengan kewenangan yang dimiliki oleh instnasi dinas terkait," katanya.  

Ida mencontohkan Dinas Perikanan Kabupaten Mimika bertanggung jawab menyediakan tempat bagi UMKM khas produk olahan perikanan. Bahkan penyediaan lokasi pemasaran juga disediakan di Mall Diana dan Pasar Lama.

"Kami menyediakan tempat pemasaran yaitu di atasnya, kantor tapi di bawahnya disediakan tempat pemasaran. Jadi kami di Dinas Koperasi melakukan kerjasama dengan berbagai organisasi perangkat daerah yang ada di Kabupaten Mimika, kantorkantor dinas saling bekerja sama," tuturnya. 

Sementara cara kedua, dengan memulai menggunakan aplikasi daring untuk memasarkan setiap produk unggulan UMKM yang dimiliki oleh Mimika. Dalam satu bulan ini, instansi dinas terkait akan memasukkan setiap produk unggulan yang dimiliki ke ruang digital. Sehingga, pengunjung PON XX Papua klaster yang telah kembali ke daerah asalnya dapat membeli produk melalui platform aplikasi daring.

"Jadi ke depan tamu-tamu yang sudah kembali ke daerah asalnya masing-masing bisa membeli produk ini," tuturnya. 

Sebagai informasi semua hal yang dipaparkan diatas merupakan upaya dari pemerintah daerah dalam membantu para pelaku UMKM bangkit kembali dari dampak pandemi yang sangat berat. Sehingga, lambat laun kondisi pelaku UMKM dapat kembali layaknya seperti sediakala. 

"Yang dilakukan oleh kami untuk mendorong pelaku UMKM untuk tetap maju dan eksis ditengah pandemi," pungkasnya.

Pewarta: Vinta
Editor: Nugroho
Sumber: RRI

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber (ANTARA, RRI atau TVRI).